Ade Komarudin dan Setya Novanto Paling Banyak Dilaporkan Ke Komite Etik

    


Komite Etik Munas Luar Biasa Partai Golkar, Ketua: Fadel Muhammad, Wakil: Lawrence TP Siburian, Sekretaris: Rudy Alfonso, Anggota: Soeharsojo, Hj. Harbiah Salahuddin, Adies Kadir, Amriyati Amin, Romanus Ndau, Christina Aryani dan Muslim Jaya ButarButar - foto: Suyanto/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Ade Komarudin dan Setya Novanto menjadi bakal calon ketua umum yang paling banyak diadukan ke Komite Etik Munaslub Partai Golkar di Nusa Dua, Bali. Namun ketua Komite Etik, Fadel Muhammad belum memutuskan sanksi yang bakal dijatuhkan kepada bakal caketum yang melakukan pelanggaran kode etik.

“Komite etik ini baru dan kami masih melakukan pendekatan persuasif. Tapi sejauh ini belum ditemukan pelanggaran berat,” ujar Fadel Muhammad di Nusa Dua Bali.

Selain dua caketum tadi, Fadel menjelaskan, ada calon lain yang juga dilaporkan. “Calon lain yang dilaporkan ada Airlangga, saudara Syahrul Yasin Limpo, lalu Indra Bambang Utoyo, ada juga Mahyudin,” kata Fadel.

TERKAIT

»  Presiden Jokowi dan Wapres Dipastikan Hadiri Munaslub PG
»  Persaingan Caketum Partai Golkar Dipantau Komite Etik
»  Yakin Menang, Akom: Yang Penting Tidak Ada Angin Puting Beliung

Dikatakan Fadel, laporan yang masuk akan ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Pihaknya melihat ada upaya saling menjatuhkan antar bakal caketum. Namun dari hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan Komite Etik Munaslub Partai Golkar akan menyampaikan sehari sebelum pemilihan pada Senin, 16 Mei 2016.

Sebelumnya Fadel mengungkapkan, jika pelanggaran itu terbukti dan dinilai cukup berat, Komite Etik tak segan mendiskualifikasi calon ketua umum tersebut. Tapi sejauh ini, seperti disebutkan, pelanggaran yang ada tergolong ringan.

Sejak bekerja mulai 7 Mei 2016 lalu, Komite Etik Munaslub Partai Golkar menerima aduan lisan yang sebanyak 57, pengaduan melalui SMS 41, pengaduan secara tertulis ada 6 dan satu temuan.
 
 
way