Adaptasi Normal Baru, Konser Musik di Ubud Digelar secara Drive In

    


Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – ‘Bali Revival 2020’ sebuah event musik di masa pandemi ini dikonsep cukup unik. Panggung didirikan di Rooftop Monkey Forest Ubud dan pengunjung menikmati konser dari dalam kendaraan atau secara drive in.

Koster musik yang dibesut Fokus Production itu, kali pertama diadakan dengan melakukan adaptasi situasi pandemi covid-19.

Jos Darmawan dari Fokus Production mengatakan, pertunjukan musik era baru itu untuk membangkitkan industri konser yang terpuruk karena pandemi covid-19.

“Ini merupakan konser musik dengan konsep drive in pertama kali di Bali,” kata Jos Darmawan, Minggu, 16 Agustus 2020.

Bali Revival 2020 menampilkan musisi dan band lokal Bali dari berbagai genre musik diantaranya, Lolot, Navicula, Di Ubud, Balawan, The Hydrant, Dialog Dini Hari, Jun Bintang, Dek Ulik, dan Manja Grup.

Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati ikut menikmati konser musik yang mengadaptasi penuh Tatanan Kehidupan Bali Era Baru tersebut.

“Saya amati, protokol kesehatan sudah diterapkan seperti pengecekan suhu tubuh dan jaga jarak,” ujarnya.

“Satu saja kesalahan saja dalam penyenggaraan, bisa jadi bumerang bagi pemulihan pariwisata Bali,” tambahnya.

Menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi media promosi bagi Bali dalam menggarap wisatawan domestik. Potensi wisdom adalah mereka yang datang melalui jalur darat.

“Kalau lewat jalur udara, selain kapasitas terbatas, sebagian juga masih ragu. Makanya saat ini kita banyak berharap pada wisatawan jalur darat,” ujarnya.

Konser musik itu sekaligus memeriahkan HUT Ke-75 Indonesia. Bukan hanya musik saja, kemeriahan lain juga terlihat dengan banyaknya penggemar mobil tua yang hadir. Selain menikmati konser musik band lokal, para penonton juga bisa bergaya dan berfoto dengan mobil-mobil kuno. (Way/*)