Ada Seni dan Sensasi Menikmati Wine, Mau Tahu Caranya?

    


Coorporate Training & Development Manager Hatten Wines, Kertawidyawati yang juga Presiden Indonesia Sommelier Association (ISA) Bali Chapter, saat memberikan narasi dalam Wine Appreciation di Cellardoor yang merupakan kantor dari produsen wine Hatten Wines - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Ada seni tersendiri dalam menikmati minuman Wine. Minuman beralkohol yang umumnya digunakan untuk selebrasi itu kaya akan rasa manis, asam maupun sepat.

Bagi orang yang memang hobi maupun telah ahli untuk beverages yang satu ini, akan dengan mudah memperkirakan wine yang disajikan hanya dengan melihat penampilannya secara fisik ketika dituang dalam gelas khusus.

Coorporate Training & Development Manager Hatten Wines, Kertawidyawati menjelaskan, dalam segelas wine juga ada seni memadukan kudapan apa yang tepat untuk jenis-jenis wine tertentu.

“Wine drinking culture di Indonesia saat ini tengah berkembang. Jadi sebenarnya ada tata cara menghidangkan hingga merasakan sensasi minum wine,” jelas Kertawidyawati yang juga Presiden Indonesia Sommelier Association (ISA) Bali Chapter, Selasa (30/10/2018).

Menurut Kertawidyawati, meminum wine dapat dimulai dari beberapa tahapan. Berikut 5 tahapan sederhana bagaimana meminum wine yang benar:

1. Menenggak langsung atau menyesap rasa wine dan merasakan sensasinya ketika berada di areal lidah. Ketika wine dirasakan dengan cara menyesap akan terasa berbeda di lidah dibandingkan menenggak secara langsung.

2. Memegang gelas tepat pada kakinya. Wine umumnya disajikan dalam kondisi dingin. Dengan memegang tubuh gelas, suhu tubuh kita yang panas akan mempengaruhi kondisi wine.

3. Kita tak jarang mendapati peminum wine selalu menggoyangkan gelas seperti mengaduk. Hal itu dimaksudkan, agar wine tercampur dengan oksigen. Percampuran itu akan menambah aroma wine sendiri menjadi kompleks. Banyak aroma buah-buahan yang akan keluar dengan digoyangkan dibandingkan dituang ke dalam gelas kemudian langsung diminum.

4. Rasa yang terkandung dalam wine ternyata akan berubah jika lidah kita merasakan bumbu dalam makanan yang mengandung protein. Disitulah, menurut Kertawidyawati, expert wine dengan mudah menentukan makanan untuk menemani meminum wine. Jam terbang sepertinya dibutuhkan untuk memilih makanan apa yang cocok untuk wine tertentu. Sekali lagi, kata Kertawidyawati, tidak ada benar dan salah dalam merasakan sensasi seni meminum wine.

5. Yang perlu diketahui sebelum meminum wine. Jika tutup botol wine telah dibuka, setidaknya isinya juga harus dihabiskan pada saat yang sama. Mengingat, percampuran wine dengan udara akan meningkatkan acidity atau tingkat keasaman wine itu sendiri. (Way)