Ada Dugaan Pemilih Ganda, Caleg PDIP Rote Ndao Laporkan Ke Bawaslu

    


Ada dugaan pemilih ganda, Caleg Dapil 3 Rote Ndao membuat laporan Bawaslu Rote Ndao - foto: Zak/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Ada dugaan pemilih ganda, Caleg Dapil 3 Rote Ndao membuat laporan Bawaslu Rote Ndao.

Kecurangan itu ditengarai adanya pemilih ganda di dua TPS di wilayah Desa Mbokak dan Oelasin. Mikael Manu yang merupakan caleg PDIP menduga pemilih ganda atau pemilih lebih dari satu kali itu telah menyalahi prosedur pemungutan suara.

“Dan sepertinya petugas yang juga belum paham aturan,” ujar Mikael, Senin, 22 April 2019.

“Terkait pelanggaran Pemilu di TPS 05 Oelasin, TPS 01 Mbokak dan TPS 03 Oelasin. Di TPS 05 Oelasin, satu pemilih namanya Mariana Manafe, DPT-nya asal dari Lobalain TPS 02 Sanggaoen tetapi ia memberikan hak suara di TPS 05 Oelasin,” tambahnya.

Mikael mengaku telah menyerahkan bukti undangan memilih atau form C6 kepada Panwaslu.

Selain itu, salah satu pemilih 01 Mbokok bernam Kevin Mesakh yang berdomisili di Mbokak mendapatkan 3 undangan. C6 pertama berada di TPS 1 Mbokak, undangan kedua berada di TPS 03 Oelasin, dan undangan ketiga berada di TPS 04 Oelasin.

“Dan pemilih itu menggunakannya untuk mencoblos di dua TPS yakni, TPS Mbokak dan TPS 03 Mbokak,” ujar Mikael demikian.

Ia berharap, Bawaslu mempertimbangan agar dilakukan pemilihan ulang (PSU) di dua TPS tersebut.

“Jadi dengan adanya dugaan pelangaran ini, saya berharap dilakukan pemilihan ulang, sehingga saya datangi bawaslu,” kata Mikael.

Sementara, ketua Bawaslu Kabupaten Rote Ndao, Tarsis Tomeluk mengaku menerima laporan dari Caleg PDIP Mikael Manu.

Namun pihaknya belum bisa memberikan kesimpulan apakah akan diadakan pemilihan ulang atau tidak. Pihaknya masih perlu memanggil dengan ketua TPS dan para pemilih yang dilaporkan.

“Kalau pemanggilan sudah dilakukan baru bisa memberikan kesimpulan apakah digelar pemilu ulang atau tidak,” kata Tarsis Tomeluk. (Zak)