90 Siswa SMK Kesehatan Purworejo Lulus Uji Kompetensi

    


Para siswa kelas XII SMK Kesehatan Purworejo, dari jurusan keperawatan dan farmasi, saat mengikuti Ujian Sertifikasi Kompetensi dan Ujian Kompetensi yang diadakan oleh LSP Asnakes, dari Rabu (21/2) hingga Sabtu (24/2) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – 90 siswa SMK Kesehatan Purworejo, dinyatakan lulus Ujian Sertifikasi Kompetensi dan Ujian Kompetensi, yang diadakan oleh LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) Asnakes (Asosiasi Tenaga Kesehatan), dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

Ujian Sertifikasi Kompetensi ini, diadakan selama 4 hari, dari Rabu (21/2) hingga Sabtu (24/2), di SMK Kesehatan Purworejo. 8 penguji dari LSP Asnakes, menguji siswa dari kejuruan keperawatan (35 siswa) dan farmasi (55 siswa).

“Para siswa diuji secara teori lewat Ujian Sertifikasi Kompetensi, dan praktek dengan Ujian Kompetensi. Alhamdulillah, lulus semua,” ujar Setiawan, Waka Kurikulum SMK Kesehatan Purworejo, saat mendampingi Nuryadin, S.Sos, Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Senin (26/2).

Menurut Setiawan, selama ujian berlangsung, ada 18 materi yang diujikan untuk jurusan keperawatan, dan 22 materi ujian untuk jurusan farmasi. Selain SMK Kesehatan Purworejo, ada 14 siswa jurusan farmasi dari sekolah kesehatan lain yang ikut menjalani ujian kompetensi ini.

Dengan lulusnya para siswa kelas XII ini, jelas Setiawan, bisa diartikan para siswa berkompeten semua. Mereka sudah memenuhi standar kelulusan dari mata ujian yang diujikan.

“Tujuan dari ujian kompetensi ini, untuk meningkatkan kwalitas lulusan SMK Kesehatan Purworejo, khususnya jurusan keperawatan dan farmasi. Kemampuan mereka tak perlu diragukan lagi, karena sudah ahli di bidangnya,” terang Setiawan.

Lebih jauh Setiawan menjelaskan, bahwa Ujian Sertifikasi Kompetensi dan Ujian Kompetensi ini wajib diikuti, karena merupakan salah satu syarat kelulusan sebelum siswa mengikuti ujian nasional (UNBK).

Dengan sertifikat keahlian tersebut, kata Setiawan, para siswa akan lebih mudah dalam mencari pekerjaan. Sertifikatnyapun, seperti ijazah, dengan logo garuda, serta berbahasa Inggris. Sertifikat kompetensi ini, juga berlaku di luar negeri, khususnya kawasan Asia Tenggara.

“Inilah yang membedakan SMK Kesehatan Purworejo dengan SMK kesehatan lainnya. Bahwa lulusan kita harus menjalani Ujian Sertifikasi Kompetensi dan Ujian Kompetensi dari LSP Asnakes. Selama dua kali mengikuti, lulus semua,” ujar Setiawan bangga. (Jon)