8 Target Operasi Zebra yang Harus Diketahui

    


Kapolres Purworejo AKBP Indra Kurniawan Mangunsong, saat menyematkan pita tanda operasi pada perwakilan anggota, sebagai tanda dimulainya Operasi Zebra 2019 - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Mulai hari ini, selama 14 hari kedepan, dari Rabu (23/10) hingga Selasa (5/11), Operasi Zebra Candi 2019 dimulai. Operasi terpusat ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

Dipimpin oleh Kapolres Purworejo, AKBP Indra Kurniawan Mangunsong, gelar apel pasukan Operasi Zebra 2019 di jajaran Polres Purworejo dilakukan Rabu (23/10), di halaman mapolres setempat. Apel diikuti anggota kepolisian, Dinas Perhubungan, Satpol PP, TNI, serta pelajar.

Penyematan pita tanda operasi pada perwakilan anggota, menandai dimulainya Operasi Zebra Candi 2019.

“Apel gelar pasukan dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukungnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan lancar, optimal, dan berhasil sesuai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan,” jelas Indra, usai gelar pasukan.

Diungkapkan oleh Indra, ada delapan sasaran utama selama pelaksanaan operasi, yakni, tidak menggunakan helm SNI, tidak menggunakan seat belt (sabuk pengaman), kurangi kecepatan kendaraan, pengendara mabuk saat berkendara, pengendara sepeda motor anak dibawah umur, menggunakan hp saat berkendara/mengemudi, melawan arus, serta kendaraan plat hitam yang menggunakan strobo/rotator.

“Dalam operasi zebra ini, kita melibatkan 56 personil,” jelas Kapolres, yang didampingi Kasatlantas AKP Marlin Supu Payu.

Marlin menghimbau pada masyarakat, untuk mempersiapkan diri surat-surat dan kelengkapan kendaraan bermotor, supaya kecelakaan dengan fatalitas korban bisa ditekan, sehingga Kamseltibcarlantas bisa terwujud.

“Dalam operasi zebra ini, kita lakukan seratus persen penindakan (represif),” ujar Marlin. (Jon)