73 Mahasiswa Baru Akper Pemkab Purworejo Ikuti PKKMB

    


Direktur Akper Pemkab Purworejo, Wahidin, SKep, Ns, MKes, bersama pemateri dari Polres Purworejo, AKP Haryo Seto Liestyawan, SH, MKrim.

KORANJURI.COM – 73 mahasiswa baru Akper Pemkab Purworejo, mengikuti kegiatan PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, dari Kamis (5/9) hingga Sabtu (7/9) ini, dibuka secara resmi oleh Direktur Akper Pemkab Purworejo, Wahidin, SKep, Ns, MKes.

Dalam PKKMB ini, Akper Pemkab Purworejo mendatangkan beberapa pembicara, Kapten Ahmad Kurdi dari Kodim 0708 Purworejo, AKP Haryo Seto Liestyawan, SH, MKrim dari Polres Purworejo, Sarinah dari Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, serta Heru Agung Prastowo, SKep, Ns, MM dari PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Kabupaten Purworejo.

“Tujuan dari pelaksanaan PKKMB ini, untuk mengenalkan mahasiswa dengan lingkungan kampus, termasuk para pengajar, staf atau karyawan,” kata Wahidin, Jum’at (6/9).

Selain itu, dengan PKKMB yang bertemakan ‘Dream Plan Do’ ini, juga bertujuan untuk mengenalkan mahasiswa ke masyarakat sekitar, sehingga menimbulkan pemahaman akan peranan mahasiswa baru dalam lingkungan baru, dan menimbulkan rasa memiliki serta bertanggung jawab.

Pada hari pertama, Kamis (5/9), materi yang disampaikan meliputi, perkenalan karyawan, profil dan sejarah Akper Pemkab Purworejo, pembinaan kesadaran bela negara, kehidupan berbangsa dan bernegara, pendidikan karakter anti narkoba, pembinaan gerakan revolusi mental, pengenalan sistem pendidikan guru dan General Education.

Pengenalan nilai budaya, etika, tata krama dan norma kehidupan kampus, kiat sukses/motivasi belajar di perguruan tinggi (akademik dan non akademik), serta menggali prospek dan peluang kerja setelah lulus dari perguruan tinggi, unit kegiatan mahasiswa, layanan mahasiswa, pentingnya soft skill dalam dunia kerja, sharing alumni, serta motivasi spiritual.

Kegiatan pada hari kedua, Jum’at (6/9), orientasi lingkungan kampus, persiapan penyesuaian diri di perguruan tinggi, pemberdayaan tenaga keperawatan di Kabupaten Purworejo sesuai UU Keperawatan, motivasi dan kiat sukses di dunia keperawatan dan kebijakan PPNI terkait keperawatan, unit kegiatan mahasiswa, green living movement, dan pentas seni.

“Pada hari Sabtu (7/9), kegiatan diakhiri dengan senam, serta out bound dan bersih lingkungan,” jelas Wahidin.

Lebih jauh Wahidin mengungkapkan, jumlah seluruh mahasiswa D3 Akper Pemkab Purworejo saat ini mencapai 231orang. Dalam melaksanakan pendidikannya, Akper Pemkab Purworejo menjalin kerjasama dengan beberapa pihak, antara lain, RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo, RSJ Magelang, RST Magelang, RSUD Wates, RS Margono Purwokerto, RSUD Kebumen, serta RS Siaga Medika Banyumas.

Hingga saat ini, jumlah lulusan Akper Pemkab Purworejo mencapai 700 orang. Dari pelacakan Trucer Study, diketahui, bahwa sebagian besar alumni sudah bekerja di beberapa rumah sakit. Ada juga yang menjadi PNS dan dosen.

Pada tahun ini, kata Wahidin, dua alumni Akper Pemkab Purworejo tahun 2018, Rima Hartanti dan Widi, diterima bekerja di sebuah rumah sakit di Tokyo, Jepang. Dan peluang untuk bekerja di Jepang ini, berkat kerjasama dengan LPK Hikari Indonesia, sangat besar.

“Kedepannya, kita ada pengembangan prodi S1. Pilihannya, Fisioterapi atau Anestesi,” pungkas Wahidin. (Jon)