7 Perwira di Polres Kebumen Bergeser Jabatan

    


Kapolres Kebumen, AKBP Arief Bahtiar, saat memimpin upacara sertijab tujuh perwira, Senin (30/4), di Mapolres Kebumen - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Ada tujuh pejabat di lingkungan Polres Kebumen yang bergeser. Mereka terdiri dari 5 Kapolsek, 1 Kasat Polairut dan 1 Kabag Ops. Upacara serah terima jabatan tujuh pejabat tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar, Senin (30/4) pagi.

Dalam sambutannya, Arief Bahtiar menjelaskan, bahwa mutasi atau rotasi jabatan adalah hal yang lumrah di tubuh Polri, sebagai pembinaan karier terhadap personel.

“Kepada pejabat baru agar segera menyesuaikan diri di tempat tugas baru. Kepada pejabat lama, kami ucapkan terimakasih atas pengabdiannya,” ujar Arief Bahtiar.

Para pejabat yang mengalami pergantian itu, AKP Cipto Rahayu yang semula bertugas di Polda Jateng, kini menjabat sebagai Kabag Ops Polres Kebumen, menggantikan AKBP Suyatno, yang telah purna tugas.

Iptu Kawan Panjaitan, menggantikan AKP Surati Montro sebagai Kasat Polairud. Pejabat lama AKP Surati Montro akan menempati jabatan baru sebagai Kapolsek Kuwarasan.

Kapolsek Sempor yang semula kosong, mulai sekarang diisi oleh Iptu Sugito yang semula menjabat sebagai Kapolsek Poncowarno.

Kapolsek Petanahan Kompol I Made Arjana, karena telah purna tugas, digantikan oleh AKP Masngudin yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Humas Polres Kebumen.

Iptu Sugeng Riyadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit Lakalantas Sat Lantas Polres Kebumen, menduduki jabatan baru sebagai Kapolsek Poncowarno, menggantikan Iptu Sugito.

Selanjutnya Jabatan Kapolsek Sadang yang semula dipimpin oleh AKP M. Fadoli diserahkan kepada Iptu Suwarto.

Lebih jauh Arief Bahtiar mengungkapkan, jabatan baru yang diemban masing masing personel tersebut langsung dipertanggung jawabkan kepada Tuhan.

“Marilah kita laksanakan tugas dan kewenangan yang telah diamanatkan dalam undang-undang, dengan profesional, proporsional, dan obyektif. Tentunya dengan berpegang pada kode etik profesi dan moralitas yang tinggi, sehingga dapat memenuhi harapan masyarakat,” pesan Arief Bahtiar. (Jon)