7 Kebo Bule dan 19 Pusaka Keraton Surakarta Dikirab Sambut 1 Suro

    


Kerbau Kyai Slamet atau kebo bule yang dimiliki Keraton Kasunanan Surakarta dikirab bersama 19 pusaka Keraton untuk menyambut datangnya bulan Suro atau memasuki Tahun Baru Hijriah 1440 - foto: Djoko Judiantoro/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Keraton Kasunanan Surakarta menggelar Kirab pusaka dan Kebo Bule memperingati Tahun Baru Islam 1440 Hijriah atau Kirab Malam 1 Suro, Rabu, 12 September 2018.

Kirab mengelilingi tembok Keraton Kasunanan sejauh 7 km dimulai pada pukul 00.00 Wib. Diawali dari Keraton Kasunanan Surakarta kemudian berakhir di Supit Urang Keraton.

Yang unik dari gelaran Kirab ini yakni, dilibatkannya 7 kerbau putih yang hanya ada di Keraton Kasunanan Surakarta. Kebo bule itu mengiringi 19 pusaka keraton yang ikut dalam arak-arakan Kirab malam 1 Suro dengan sekitar seribu orang abdi dalem Keraton yang mengikuti prosesi itu.

Perjalanan kirab yang biasanya ditempuh dalam waktu 4-5 jam ini, warga menunggu di sepanjang rute Kirab. Sebagian warga menanti pengharapan dari kotoran kerbau atau tlethong yang diyakini mampu mendatangkan rejeki.

Kotoran yang dibuang oleh kebo bule itu diperebutkan yang nantinya akan dijadikan campuran pupuk. Kepercayaan itu masih dipegang sampai sekarang. Pupuk yang dicampur dengan kotoran kerbau bertanduk panjang itu diyakini akan meningkatkan hasil panen. (JK)