592 Siswa SMP PGRI 2 Denpasar Ikuti Ujian Nasional Serentak

    


Kepala SMP PGRI 2 Denpasar Gede Wenten Aryasuda - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Berbeda dengan UNBK, UNKP yang masih digunakan di sekolah untuk ujian nasional, tetap membutuhkan proses pengambilan soal di kantor Dinas Pendidikan.

Seperti di SMP PGRI 2 Denpasar, soal UNKP diambil oleh panitia UN menjelang ujian dimulai. Pelaksanaan UNKP sendiri dimulai pukul 10.30 Wita atau setelah sesi pertama UNBK selesai.

“Tadi diambil pukul 09.00 Wita oleh panitia. Kemudian secara prosedural, soal yang ditempatkan di kotak itu dibuka dihadapan pengawas,” jelas Kepala SMP PGRI 2 Denpasar, I Gede Wenten Aryasuda di hari pertama UNKP, Senin, 22 April 2019.

Tahun ini, jumlah siswa yang mengikuti ujian nasional di SMP PGRI 2 Denpasar sebanyak 592 orang. Di hari pertama UNKP, dikatakan Aryasuda, tidak ditemukan soal rusak maupun kesalahan teknis lainnya.

Soal cadangan yang diberikan untuk setiap ruang ujian juga tidak dikeluarkan oleh panitia.

“Sampai saat ini masih lancar, baik dari soal yang tidak ada kerusakan maupun kehadiran siswa di ujian ini,” jelas Aryasuda.

Terkait dengan kesiapan siswa sendiri, Aryasuda menjelaskan, secara rutin kegiatan itu dilakukan menjelang pelaksanaan ujian nasional. Lagipula, UN sekarang sudah diputuskan mutlak bukan sebagai acuan kelulusan.

Namun demikian, UN tetap menjadi syarat kelulusan dengan kehadiran siswa untuk mengikutinya. Menurut Aryasuda, nilai USBN menjadi penentu utama dalam kelulusan siswa.

Hanya saja, sekalipun USBN sudah diadakan, sekolah belum menggelar rapat dewan guru untuk menentukan kelulusan siswa.

“Nanti setelah UN ini baru diadakan rapat dewan guru untuk menilai kelulusan siswa. Yang pasti, sekolah tetap obyektif menilai siswa,” ujarnya demikian. (Way)