52 Negara Ikuti WSDC 2017 di SMA Negeri 1 Denpasar

    


Delegasi dari 52 negara mengikuti World School Debate Championship (WSDC) 2017. SMA Negeri 1 Denpasar terpilih sebagai salah satu tuan rumah ajang bergengsi itu - foto: Wahyu Siswadi/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Tahun ini Indonesia terpilih sebagai penyelenggara World Schools Debating Championship (WSDC) 2017 yang diadakan di Bali. Kegiatan itu diikuti oleh perwakilan sekolah dari 52 negara.

Salah satu sekolah di Bali yang menjadi tuan rumah pelaksanaan kejuaraan debat Internasional adalah SMA Negeri 1 Denpasar. Kepala sekolah setempat, I Nyoman Purnajaya menjelaskan, sebagai salah satu tuan rumah yang dipilih oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, pihaknya juga menurunkan salah satu siswanya untuk memperkuat tim asal Indonesia.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Harapannya, Indonesia keluar sebagai juara,” jelas Nyoman Purnajaya usai menyambut kedatangan kontingen dari 52 negara, Kamis, 3 Agustus 2017.

Kepala SMA Negeri 1 Denpasar memberikan sambutan kepada perwakilan siswa dari 52 negara dalam acara World School Debate Championship (WSDC) 2017 - foto: Wahyu Siswadi/Koranjuri.com

Kepala SMA Negeri 1 Denpasar memberikan sambutan kepada perwakilan siswa dari 52 negara dalam acara World School Debate Championship (WSDC) 2017 – foto: Wahyu Siswadi/Koranjuri.com

Kejuaraan debat sekolah tingkat dunia itu mengambil tema ‘Listen to Diversity, Speak of Harmony’. Beberapa negara yang mewakili pada kejuaraan itu antara lain, Yunani, Pilipina, USA, Bangladesh, Argentina maupun Australia. Setiap negara mengirimkan satu tim yang sebelumnya sudah melalui seleksi ketat untuk menembus kontestasi prestisius tersebut.

Nyoman Purnajaya mengatakan, satu siswanya yang memperkuat Indonesia, telah melalui tahapan seleksi dari tingkat Kota Denpasar hingga Nasional. Pihaknya juga merasa berbangga dengan siswa yang mewakili di kejuaraan itu. Seleksi di tingkat nasional dikatakannya, juga sangat ketat. Dari 11.830 sekolah yang ada di Indonesia hanya dipilih beberapa siswa untuk berlaga di kontestasi tingkat dunia itu.

“Dari seleksi yang ada memang cukup ketat. Ini bukan sekedar kompetisi semata tapi juga membawa nama Indonesia, khususnya dunia pendidikan di tingkat Internasional,” jelas Purnajaya.

Untuk mengakomodir peserta dan ofisial dari masing-masing negara, SMA Negeri 1 Denpasar menyiapkan 30 ruangan untuk pelaksanaan kejuaraan debat.

Di bulan Agustus, SMA Negeri 1 Denpasar juga memasuki usia yang ke 52 tahun. Rangkaian kegiatan diluar kejuaraan debat tingkat dunia itu, siswa dan guru maupun staf SMA Negeri 1 Denpasar akan menggelar jalan santai pada Minggu (6/8/2017). Kemudian di hari yang sama juga digelar Festival Band. (Way)