5 Warga Kedung Poh, Purworejo Terserang Malaria

    


Tri Yuniar dan Ip Fitri, dua dari lima warga Desa Kedung Poh, Loano, yang terserang malaria, dan kini sedang dirawat di RSUD Tjitrowardojo, Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Lima warga Desa Kedung Poh, Kecamatan Loano, Purworejo, terpaksa dilarikan ke rumah sakit, karena terkena malaria. Penyakit menular ini, menyerang warga sejak seminggu yang lalu.

Warga yang terserang malaria ini, Tri Yanuar (40), Ip Fitri (38), Giarti (30), ketiganya dirawat di RSUD Tjitrowardojo, serta Ulil (20) dan putranya yang masih balita, dan dirawat di RS Islam, Loano.

“Awalnya yang terserang Ulil dan putranya, dan pada Minggu pagi (21/1) dilarikan ke RS Islam,” terang Tri Yanuar, yang tinggal di RT 1 RW 5 ini, saat ditemui di bangsal Cempaka 29, RSUD Tjitrowardojo, Kamis (1/2).

Setelah itu, kata Tri Yanuar, menular ke warga lainnya yang masih satu RT. Dari pengakuan Tri, dirinya tahu kalau dia terkena malaria, setelah menjalani tes darah di Puskesmas Loano, pada Jum’at (26/1).

Dari pihak Puskesmas, setelah 4 hari dirawat dari Jum’at (26/1) hingga Selasa (30/1) tidak ada perubahan, diperoleh keterangan kalau penyakit malaria tersebut sudah menyerang ginjal. Akhirnya Tri dan istrinya dirujuk ke RSUD.

Gejala awal yang dirasakan, jelas Tri, badan terasa menggigil, lungkrah, suhu badan tinggi, serta keluar keringat terus menerus.

“Sekarang sudah mendingan, badan terasa lebih enak,” kata Tri.

Menurut Tri, pasca terserangnya lima warga Kedung Poh karena penyakit malaria, dari pihak terkait sudah turun tangan, dengan melakukan pengecekan darah, pemasangan kelambu, pencarian jentik nyamuk, dan penangkapan nyamuk untuk dilakukan penelitian. (Jon)