5 Desa di Purworejo Dijadikan Kampung KB

    


Drs Muh Wuryanto, MM, Plt , Kepala Dinsosduk KBPPPA Kabupaten Purworejo, saat meresmikan Kampung KB di Loning, Senin (14/5) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Lima desa dari dua kecamatan di Purworejo, yakni Desa Dilem, Loning, Turus (Kecamatan Kemiri), Desa Triwarno, Kertosono (Kecamatan Banyuurip), dicanangkan menjadi Kampung KB, pada Senin (14/5) dan Selasa (15/5).

Peresmian dilakukan oleh Drs Muh Wuryanto, MM, selaku Plt Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Purworejo, (Dinsosduk KBPPPA).

Dalam pencanangan Kampung KB tersebut, Muh Wuryanto menekankan, bahwa untuk mencapai tujuan pembentukan Kampung KB, bukan saja untuk mensukseskan program keluarga berencana, seperti 2 anak cukup dan pemakaian alat kontrasepsi, namun lebih dari itu, yakni untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa yang menjadi sasaran kampung KB.

Hal tak jauh beda, juga dijelaskan Saroni, SPd, MM, Kabid KB pada DinsosdukKBPPPA Kabupaten Purworejo, bahwa hal terpenting dari pencanangan Kampung KB, adalah gerakan program-program KB yang mampu bersinergi dengan program bidang lain, seperti kesehatan, pendidikan, pariwisata, lingkungan, maupun perumahan.

Saroni, S.Pd, M.M, Kabid KB pada Dinsosduk KBPPPA Kabupaten Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

Saroni, S.Pd, M.M, Kabid KB pada Dinsosduk KBPPPA Kabupaten Purworejo – foto: Sujono/Koranjuri.com

“Artinya, semua UPT lintas sektoral yang terintegritas ikut menggarap kampung KB. Jadi tidak hanya berhenti pada pencanangannya saja. Tapi bagaimana kita mengisinya,” jelas Saroni, Rabu (16/5).

Untuk tahun 2018 ini, kata Saroni, sudah dianggarkan untuk kegiatan dalam kampung KB, sebagai tindak lanjut dari pencanangan kampung KB. Kegiatan itu sendiri, seperti lokakarya, pertemuan pokja, maupun rakor-rakor.

Diharapkan, kata Saroni, desa yang dicanangkan sebagai Kampung KB ada peningkatan, khususnya kesejahteraan masyarakatnya, sehingga ada peningkatan, dari desa miskin/tertinggal, menjadi tidak miskin lagi.

Di tahun 2018 ini, jelas Saroni, ditargetkan ada pencanangan kampung KB di 23 desa, yang berada di 13 kecamatan. Dari 16 kecamatan yang ada di Purworejo, hanya tiga kecamatan yang tidak ada pencanangan kampung KB, yakni, Purworejo, Gebang, dan Kutoarjo.

“Untuk ditetapkan menjadi kampung KB, sebagai indikatornya IBM (Indeks Desa Membangun),” terang Saroni.

Untuk penetapan indeks ini, penilaiannya meliputi jumlah gizi buruk, kesulitan geografis, luas wilayah, dan jumlah penduduk miskin. Dari indikator ini, akan diketahui apakah desa tersebut desa tertinggal, sangat tertinggal, sehingga bisa ditetapkan menjadi kampung KB.

Dari lima desa yang sudah ditetapkan menjadi Kampung KB, Desa Triwarno, indeksnya 0,59 (desa tertinggal), Kertosono 0,58 (desa tertinggal), Dilem 0,47 (desa sangat tertinggal), Loning 0,59 (desa tertinggal dan desa merah), Turus 0,58 (desa tertinggal dan desa merah). (Jon)