4368 Pelanggar Ditilang Selama Operasi Zebra di Kebumen

    


Kapolres Kebumen, AKBP Titi Hastuti, didampingi Kasatlantas AKP Suryo Wibowo, dalam Operasi Zebra 2017 - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Zebra, dari tanggal 1-14 Nopember 2017, Satlantas Polres Kebumen berhasil menilang 4368 pelanggar, serta memberi sekitar 2 ribu surat teguran.

Pelanggaran meliputi pelanggaran kasat mata, seperti tidak memakai helm, melawan arus, melanggar marka. Juga surat-surat kendaraan, seperti tidak memiliki SIM, tidak bisa menunjukkan STNK, atau lainnya.

Demikian dijelaskan Kasatlantas Polres Kebumen, AKP Suryo Wibowo, SIK. Dengan jumlah surat tilang sebanyak itu, Satlantas Polres Kebumen menempati rangking 5 tingkat Polda Jateng, serta no 1 sewilayah eks karesidenan Kedu.

“Operasi Zebra melibatkan 60 personil. Dari hasil tilangan yang kita dapat, sudah melebihi dari target 3460,” jelas Suryo, Rabu (15/11).

Selama pelaksanaan Operasi Zebra, kata Suryo, terjadi 5 kecelakaan, dengan korban hanya mengalami luka-luka. Dibanding tahun lalu, ada penurunan, dimana pada tahun 2016, dalam kegiatan yang sama terjadi 7 kecelakaan, dengan korban meninggal dunia 3 orang.

Suryo menjelaskan, selama Operasi Zebra, pihaknya juga melibatkan tokoh agama. Mereka ini memberikan kultum (tausiyah) kepada para pelanggar lalu lintas. Kegiatan yang diberi nama Kupas (Kultum Untuk Pelanggar Lalu lintas) ini, ternyata mendapat respon positif dari masyarakat.

“Sambil menunggu untuk diproses, para pelanggar ini diberi kultum. Intinya, bahwa pelanggaran itu salah, dan tertib lalu lintas sebagian dari iman,” terang Suryo.

Selain stasioner, terang Suryo, sistim hunting juga dilakukan selama operasi. Dalam hunting system ini, petugas mencari para pelanggar. Dan lokasi yang dijadikan sasaran, tempat dimana banyak terjadinya pelanggaran. (Jon)