4 Napi Asing Kabur, Polisi Perketat Penjagaan di Pintu Masuk Bali

    


Pemeriksaan oleh petugas di sejumlah dermaga yang menjadi pintu masuk Bali - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Aparat memperketat pintu masuk dari dan menuju Bali paska kaburnya 4 napi asing dari Lapas Kelas IIA Kerobokan pada Senin (19/6/2017). Puluhan personil gabungan kepolisian, tentara dan Pecalang atau keamanan adat di Bali, terlihat berjaga di Dermaga Rakyat Padangbai dan Dermaga Manggis, Karangasem.

Puluhan personel yang terlibat dalam Operasi Ramadniya Agung 2017 turut mengantisipasi tahanan agar tidak keluar Bali.

Satu per satu calon penumpang terutama warga asing dan kendaraan yang hendak menyeberang keluar Bali melalui Pelabuhan Padangbai, diperiksa secara teliti.

Perwira Pengawas (Pawas) Iptu I Nengah Sepel menyatakan, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik menjelang lebaran dan mengantisipasi menyusul kaburnya 4 orang napi yang menghuni Lapas Klas II A Denpasar.

“Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan identitas penumpang terutama terhadap warga asing, surat kendaraan serta barang bawaan,” jelasnya.

4 napi asing yang kabur dengan cara menggali terowongan masing-masing, Shaun Edward Davidson (33) warga negara Australia, Dimitar Nikolov Iliev (43) warga negara Bulgaria, Sayed Mohammed Said (31) Warga Negara India dan Tee Kok King (50) warga negara Malaysia.

“Identitas dan foto napi sudah disebar untuk memperkecil ruang geraknya agar tidak bisa lolos atau kabur keluar Bali,” tambahnya.
 
 
Yan