36 Siswa SMKN 4 Purworejo Lolos Seleksi Kelas Jaminan Kerja

    


Para siswa kelas X SMK N 4 Purworejo yang lolos seleksi kelas Jaminan Kerja, berfoto bersama Kepala Sekolah, Purwanti, SPd MPar, Toni Adisaputra dari PT SEII, Mr Khoichi Osada dari PT TEEKAY Corporation, dan sejumlah guru - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – 36 siswa kelas X jurusan NKPI (Nautika Kapal Penangkap Ikan) SMK N 4 Purworejo, dinyatakan lolos dalam seleksi Kelas Jaminan Kerja, yang dilaksanakan selama dua hari, dari Sabtu (7/9) hingga Minggu (8/9) di sekolah setempat.

Seleksi ini, merupakan kelanjutan dari kerjasama antara PT SEII dengan SMK N 4 Purworejo, terkait pembentukan Kelas Jaminan Kerja. Dalam seleksi sekaligus sosialisasi tersebut, hadir secara langsung, pimpinan PT SEII, Toni Adisaputra, dan pimpinan PT TEEKAY Corporation, Mr Khoichi Osada, dan didampingi Kepala SMK N 4 yang baru, Purwanti, SPd MPar.

“Keberadaan kelas jaminan kerja tersebut, terkait pemagangan untuk tenaga kerja di kapal-kapal perikanan di Jepang, yang disalurkan oleh PT TEEKAY,” jelas Kepala SMK N 4 Purworejo, Purwanti, SPd MPar, melalui Waka Humas Edi Mardiyanto, ST, Senin (9/9).

Seleksi tersebut, menurut Edi Mardiyanto, dilakukan pada 72 siswa kelas X jurusan NKPI. Proses seleksi meliputi usia (minimal 15 tahun di kelas jaminan kerja), tinggi badan minimal 158 cm, pemeriksaan gigi, mata, telinga, kulit (tanpa tato dan tindik), kemampuan fisik (angkat barbel 32 kg sebanyak 5 kali), split jump 10 kali, dan terakhir wawancara.

Dari 72 siswa, kata Edi Mardiyanto, saat seleksi usia, lolos 60 siswa. Setelah test fisik dan kemampuan, lolos 44 siswa. Dan setelah tes terakhir wawancara, lolos 36 siswa. Ke 36 siswa tersebutlah, yang menjadi siswa kelas jaminan kerja.

“Untuk kurikulumnya sama, hanya penekanannya pada bahasa Jepang lebih ditingkatkan. Di tingkat dua dan tiga, pada kelas jaminan kerja tetap dapat pelajaran bahasa Jepang,” terang Edi Mardiyanto.

Kelas yang dimulai September ini, jelas Edi Mardiyanto, setiap bulan akan dipantau langsung oleh Mr Khoichi Osada, dengan pemberian tugas melalui email. Ditargetkan, siswa kelas jaminan kerja ini di kelas XI bisa mengikuti ujian bahasa Jepang tingkat nasional di bulan Desember, dan lulus semua di level N5 (level dasar).

Jika bisa lulus, ungkap Edi Mardiyanto, maka setelah lulus tidak perlu lagi mengikuti Diklat bahasa Jepang, dengan waktu 4 – 5 bulan lamanya. Jadi keuntungannya, bisa memangkas waktu tunggu, sehingga setelah lulus bisa langsung kerja.

Keberadaan kelas jaminan kerja ini, merupakan pilot project. Jika nantinya bisa berjalan bagus, maka harapannya tahun depan siswa kelas jaminan kerja ini diambil dari jurusan NKPI dan TKPI (Teknik Kapal Penangkap Ikan).

“Diharapkan, kelas jaminan kerja ini bisa memperbanyak peluang dari alumni SMK N 4 Purworejo untuk bekerja di Jepang,” pungkas Edi Mardiyanto. (Jon)