35 Pelaku Penipuan Online Jaringan Internasional Diterbangkan ke Jakarta

    


Wanita-wanita muda asal Taiwan dan RRC yang terlibat dalam kasus penipuan online yang dioperasikan dari Bali - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Para pelaku penipuan online yang diamankan dari sebuah rumah mewah di Jalan Puri Bendesa, Mumbul, Nusa Dua pada Sabtu (29/7/2017), diterbangkan ke Jakarta, Senin, 31 Juli 2017. Pelaku berjumlah 32 orang yang terdiri dari 27 Warga Negara Asing dan 5 orang Warga Negara Indonesia.

“Dengan pesawat komersial yang akan terbang pukul 14.30 wita,” jelas Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bali, AKBP Ruddi Setiawan, Senin, 31 Juli 2017.

Pengawalan dilakukan cukup ketat dengan melibatkan Satgas CTOC dan Sabhara Polda Bali hingga ke Bandara Internasional Ngurah Rai. Polisi juga memberikan peringatan keras kepada para pelaku, bahkan untuk buang hajat.

Kesempatan buang air diberikan hanya ketika sampai di Bandara Ngurah Rai. Mereka tidak diijinkan ke toilet selama berada di dalam pesawat.

Wadir Reskrimsus Polda Bali AKBP Ruddi Setiawan mengatakan, selain Polri ada juga 9 orang personil Kepolisian RRC yang ikut dalam penerbangan itu.

“Totalnya ada 57 orang yang terbang ke Jakarta, termasuk pelaku dan personil pengawalan,” ujarnya.

Informasi yang ada menyebutkan, para tersangka penipuan online diterbangkan dengan pesawat Garuda bernomor GA 653 pada pukul 14.50 wita.

Sekitar pukul 13.20 wita, tersangka penipuan online inintiba di Terminal Kedatangan Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan selanjutnya menuju Gate 1A.

Pengecekan kembali dilakukan di ruang tunggu Gate 1 A untuk menghindari kecurigaan maupun ketidaknyamanan penumpang lain.

Namun menjelang keberangkatan sekitar pukul 14.26 wita, pihak Maskapai Garuda maupun Manager dan pilot pesawat, tidak membolehkan adanya penumpang pesawat yang terikat tangannya sesuai peraturan penerbangan.

Selanjutnya dilakukan pelepasan ikatan di tangan para tersangka oleh petugas dari Polda Bali dan Polsek KP3 Bandara Ngurah Rai. Hal itu dilakukan atas persetujuan koordinasi dengan Manager Garuda. Yan