3 Siswa SMKN 1 Purworejo Wakili Jateng di LKS Nasional SMK Tahun 2018

    


Ketiga siswa SMK N 1 Purworejo yang akan maju di LKS SMK tingkat nasional 2018, dengan didampingi guru pendamping dan orangtua siswa - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – 3 siswa SMKN 1 Purworejo, dipastikan akan maju dalam LKS Nasional SMK XXVI tahun 2018 di Kabupaten Lombok, Nusa Tenggara Barat, mewakili Provinsi Jateng. Lomba bergengsi tersebut, akan berlangsung selama 7 hari, dari hari Minggu, 6 Mei – Sabtu,12 Mei 2018.

Ketiga siswa ini, Harsito, yang akan mengikuti matalomba Caninet Making. Siswa kelas XII jurusan Teknik Furniture ini, didampingi Drs Agus Tarub Listiyanto sebagai guru pendamping.

Slamet Sarwo Edi, siswa kelas XII jurusan Teknik Pemesinan, akan turun di matalomba Prototype Modelling. Slamet Sarwo Edi didampingi Sugeng Wiyono, ST, MEng, sebagai guru pendamping.

Wahyu Nurwidiyanto, akan mengikuti matalomba Commercial Wiring. Siswa kelas XII jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik ini didampingi Dermawan Widi Arinto Dwisunu, S.Pd.,selaku guru pendamping.

“Mereka sebelumnya telah lolos di LKS tingkat Provinsi Jateng. Kontingen ini, merupakan bagian dari kontingen Jateng lainnya, yang maju di LKS tingkat nasional,” ujar Budiyono, S.Pd, M.Pd, Kepala SMK N 1 Purworejo, Rabu (3/5).

Kata Budiyono, dalam LKS tingkat Propinsi Jateng yang berlangsung di eks Karesidenan Pati pada November 2017 lalu, SMKN 1 Purworejo mengirimkan 11 siswanya mewakili Purworejo. Mereka ikut 11 matalomba, yakni, CNC Turning, Prototype Modelling, CNC Milling, Commersial Wiring, CADD, Industrial Control, Cabinet Making, Mould Making, Welding, Refrigeration, dan Autocad.

Dari sebelas atlet yang dikirim, tiga diantaranya meraih juara satu, yakni, Harsito (Cabinet Making), Slamet Sarwo Edi (Prototype Modelling), dan Wahyu Nurwidiyanto (Commersial Wiring). Atas prestasi itu, ketiganya maju ke LKS tingkat nasional mewakili Jateng.

“Mohon doa restunya bagi seluruh masyarakat Purworejo, agar kontingen SMK N 1 Purworejo bisa meraih juara 1, dan mewakili Indonesia di LKS tingkat dunia,” kata Budiyono penuh harap.

Budiyono optimis, dengan persiapan dan latihan yang matang, dengan didampingi guru pendamping yang mumpuni, anak didiknya akan meraih juara 1.

“Semoga kesuksesan akan terulang lagi. Pada LKS tahun 2017 lalu, salah satu putra terbaik kami, Rizki Dwi Afrinto, maju di LKS tingkat dunia (WSC) di Abu Dhabi, dan meraih juara 2 untuk matalomba CNC Milling,” pungkas Budiyono. (Jon)