276.660 Kartu Indonesia Sehat Terdistribusi di Wilayah Purworejo

    


Sri Lestariningsih, SH, Kabid Sosial Dinsosnakertrans Kabupaten Purworejo - Foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM РSebanyak 276.660 Kartu Indonesia Sehat (KIS) sudah dicetak dan dibagikan kepada rakyat miskin penerima, di Kabupaten Purworejo. Jumlah tersebut  baru sebagian, dari usulan yang disampaikan Pemkab Purworejo melalui Dinsosnakertrans ke Kementerian Sosial yang mencapai 328.681 jiwa.

Demikian disampaikan Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Purworejo, Drs Sutrisno, MSi, melalui Kabid Sosial, Sri Lestariningsih, SH, Rabu (3/8) kemarin di kantornya.

Berdasarkan data dari Kemensos awal 2015, jelas Sri Lestariningsih, di Kabupaten Purworejo terdapat 258.681 jiwa penerima KIS. Dari jumlah tersebut, kemudian dikembalikan ke daerah untuk dilakukan verifikasi.

Setelah diverifikasi dengan melibatkan pihak desa, akhirnya ada tambahan usulan baru sebanyak 70.000. Dan dari total jumlah tersebut, terealisasi sebanyak 276.660.

“Verfiakasi dilakukan, untuk perubahan data si penerima, misal, sudah meninggal, pindah, kaya, atau ganda. Dari data awal dan usulan yang kita sampaikan, baru terealisasi sebagian,” jelas Sri Lestariningsih.

Diakui oleh Sri Lestaringsih, dalam proses penerbitan kartu KIS tersebut, ada berbagai kendala di lapangan, misalnya, si penerima sudah meninggal dan dicoret, ternyata muncul lagi. Ada juga usulan nama baru, tapi ternyata malah tidak muncul.

Bahkan, kata Sri Lestariningsih, ada pemegang kartu KIS tidak bisa mempergunakannya, dan ditolak, karena namanya sudah dicoret BPJS. Anehnya, dia bisa menunjukkan kartu KIS nya.

“Kewenangan ada di pusat. Kita hanya mengusulkan. Input terakhir pusat yang menentukan, dan yang tahu berapa kuotanya ya pusat,” jelas Sri Lestariningsih.

Untuk mengantisipasi hal ini, Dinsosnakertrans melalui TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) selalu melakukan verifikasi (update data) setiap sebulan sekali.
 
 
Jon