25 September 2020: di Bali Transmisi Lokal Tambah 144 orang, Kasus Aktif 1.316 Orang

    


Petugas melakukan pindai suhu tubuh - foto: Ilustrasi/source: baliprov.go.id

KORANJURI.COM – Jumlah harian penambahan covid-19 di Bali kembali meningkat. Pada Jumat, 25 September 2020, dari klaster transmisi lokal bertambah 144 orang.

Linier dengan penambahan kasus positif, jumlah kesembuhan juga bertambah sebanyak 74 orang dan angka meninggal dunia berhasil berkurang sebanyak 4 orang.

Secara akumulatif, sejak Pemprov Bali kali pertama mengumumkan infeksi covid-19, angka positif sebanyak 8.389 orang, kesembuhan 6.828 orang (81,39%), dan fatality rate 245 orang (2,92%).

Pada Jumat, 25 September 2020, kasus aktif atau pasien dalam perawatan menjadi 1.316 orang (15,69%).

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020. Aturan itu mengatur tentang sanksi administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan.

Besaran denda yg diterapkan adalah Rp 100 ribu untuk perorangan, dan Rp 1 juta untuk pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Upaya pengendalian dan pencegahan ini bukan hanya tugas Pemerintah, namun tanggung jawab seluruh masyarakat, karena dampaknya sangat terasa terutama di bidang perekonomian rakyat,” jelas Dewa Indra, Jumat, 25 September 2020.

Ia mengatakan, untuk memutus rantai penularan covid-19, maka keramaian dalam bentuk tajen di setiap Desa Adat harus dihentikan sementara. Termasuk, bentuk kegiatan adat yang melibatkan banyak orang, seperti pasangkepan, patedunan, dan sejenisnya.

“Mari kita mendukung upaya pemerintah, dengan disiplin melaksanakan protokol kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi ini,” ujarnya. (Way)