25 Perguruan Tinggi dari Bali dan Luar Negeri Ikuti Ekspo di SMAN 7 Denpasar

    


Pameran Perguruan Tinggi dan sosialisasi pendidikan di SMA Negeri 7 Denpasar - foto: Wahyu Siswadi/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pameran Perguruan Tinggi dan sosialisasi pendidikan digelar di SMA Negeri 7 Denpasar. Setidaknya ekspo tersebut diikuti oleh 25 perguruan tinggi swasta di Bali maupun yang berasal luar negeri.

Kepala SMA Negeri 7 Denpasar, Cokorda Istri Mirah Kusuma Widiawati, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan siswa dalam memilih Perguruan Tinggi yang diinginkan.

“Saya pikir ini suatu terobosan, dimana guru diuntungkan dan murid juga diuntungkan. Karena mereka akan mendapatkan informasi Perguruan Tinggi di dalam Negeri maupun Luar Negeri,” jelas Kusuma Widiawati, Selasa, 15 November 2016.

Terlihat, setidaknya beberapa perguruan tinggi asing ikut meramaikan ekspo tersebut. Beberapa diantaranya adalah, Science Learning Asutralia, Kaplan Singapore maupun London School of Public Relation.

Kusuma Widiawati mengatakan, ide awal menggelar ekspo dan sosialiasi Perguruan Tinggi itu didasarkan pada sosialisasi yang dilakukan sebelumnya berjalan kurang efektif. Dalam situasi tertentu, guru justru merasa terganggu karena sosialisasi bersamaan dengan jam pelajaran sekolah.

“Ada guru yang tengah mengajar atau memberikan ulangan. Jadi guru justru sering komplain. Kemudian kita pikirkan untuk mengadakan secara bersamaan,” jelasnya.

Kepala SMA Negeri 7 Denpasar, Cokorda Istri Mirah Kusuma Widiawati (kanan) - foto: Wahyu Siswadi/Koranjuri.com

Kepala SMA Negeri 7 Denpasar, Cokorda Istri Mirah Kusuma Widiawati (kanan) – foto: Wahyu Siswadi/Koranjuri.com

Pola sosialisasi yang dikatakan Kusuma Widiawati sebagai terobosan itu akan dikemas menjadi lebih baik lagi untuk tahun berikutnya. Pihaknya meyakini, jumlah peserta yang mengikuti ekspo akan semakin bertambah.

“Tempat kita cukup untuk menampung lebih banyak lagi peserta. Selain itu, disini kami bukan hanya mengundang siswa tapi juga orangtua supaya ikut mendapatkan informasi yang maksimal,” jelasnya demikian.

Sementara, I Wayan Witama yang merupakan salah satu orangtua siswa mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, ekspo tersebut memberikan banyak informasi terkait perguruan tinggi di seluruh dunia.

“Ini baru pertama sudah cukup bagus. Kedepan kami harapkan bisa ditambah lagi jumlah perguruan tinggi seperti dari Eropa, Amerika dan saya pengen ada perguruan tinggi dari Jerman yang ikut,” ujar Witama.
 
 
Way