23 Peserta Bersaing di Fashion Show Carnival Spektakuler SMK Batik Purworejo

    


Penampilan para peserta dalam Fashion Show Carnival Spektakuler SMK Batik Purworejo, Selasa (20/8/2019) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – 23 peserta bersaing dalam Fashion Show Carnival Spektakuler di SMK Batik Perbaik Purworejo, Selasa ( 20/8) di kampus setempat. Para peserta, merupakan perwakilan dari masing-masing kelas, dari kelas X , XI, dan XII.

Bak peragawati, para peserta berlenggak-lenggok di atas ‘catwalk’, di hadapan para juri yang memberikan penilaian. Tepuk riuh penonton, yang merupakan pendukung masing-masing peserta, menjadikan suasana makin meriah, dipadu dengan iringan musik yang menghentak.

Dijelaskan oleh Kepala SMK Batik Purworejo, Yati Dwi Puspita Ady, SPd, ada dua juri yang memberikan penilaian selama lomba, Ganjar Widiantoro, seorang desainer, dan Dyah Woro Setyaningsih dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo.

“Yang menjadi penilaian, kreativitas dan keunikan busana, penampilan di catwalk (keluwesan), style/gaya tampilan costum, harmonisasi (keselarasan antara costum dengan make up),” jelas Pipit, demikian kepada sekolah ini akrab disapa.

Dari kompetisi Fashion Show Carnival Spektakuler ini, akan diambil juara 1, 2 dan 3, dan juara harapan 1, 2 dan 3. Para pemenang, mendapatkan sejumlah uang pembinaan.

Menurut Pipit, dari 23 peserta tersebut, tema kostum carnivalnya berbeda-beda. Uniknya, semua kostum yang dipakai para peserta, merupakan hasil karya sendiri. Usai mengikuti lomba fashion show carnival ini, para peserta akan mewakili SMK Batik Perbaik untuk mengikuti karnaval yang diselenggarakan Pemkab Purworejo, dalam rangka HUT Kemerdekaan RI Ke-74.

“Tujuan dari lomba tersebut, untuk meningkatkan kreatifitas anak-anak, serta meningkatkan kerjasama dan tanggungjawab. Sesuai dengan tema HUT RI ke 74, SDM Unggul Indonesia Maju,” ungkap Pipit.

Bukti dari kreatifitas ini, semua kostum carnival merupakan hasil karya siswa sendiri, dengan memadukan batik dengan barang bekas, seperti kain, plastik, kardus, kawat, dan lainnya, dengan biaya maksimal Rp 1,5 juta per kostum.

Yang lebih membanggakan, kostum carnival karya siswa SMK Batik ini, kata Pipit, 18 diantaranya sudah ada yang menyewanya. Harga sewa perkostum Rp 300 ribu.

Setelah diadakan penilaian dengan ketat oleh para juri, akhirnya diperoleh para juara. Mereka ini, juara 1 kelas XI OTKP 2, dengan tema Roro Jonggrang, juara 2 kelas XII AKL 2, dengan tema Putri Topeng, dan juara 3 kelas XII BDP 3, dengan tema Ndoro Bei. (Jon)