208 Peserta Bersaing dalam Lomba Menyanyi Tunggal PGRI Purworejo

oleh
Ketua PGRI Kabupaten Purworejo, Irianto Gunawan, S.Pd., saat membuka Lomba Menyanyi Tunggal dalam rangka HUT PGRI ke 77, Sabtu (05/11/2022) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebanyak 208 peserta, bersaing dalam Lomba Menyanyi Tunggal dalam rangka HUT PGRI ke 77, yang diselenggarakan oleh PGRI Kabupaten Purworejo.

Berlangsung selama dua hari, dari Sabtu (05/11/2022) hingga Minggu (06/11/2022), lomba yang bertempat di gedung PGRI itu dibuka oleh Ketua PGRI Kabupaten Purworejo, Irianto Gunawan, S.Pd., Sabtu (05/11/2022).

Dijelaskan oleh Gunawan, lomba menyanyi tunggal itu terbagi menjadi beberapa kategori, yakni, PAUD/TK, SD, SMP/MI, SMA/MA/SMK, perwakilan cabang dan umum. Peserta menyanyikan lagu yang sudah ditentukan dan lagu pilihan bebas.

“Para pemenang akan mendapatkan hadiah berupa piala dan uang pembinaan,” jelas Gunawan, usai pembukaan.

Menurutnya, dengan diadakannya lomba menyanyi tunggal ini, PGRI membuka wacana baru. Jika biasanya yang menjadi juri ini guru-guru, tapi kali ini para profesional seni tingkat nasional.

Adanya lomba ini juga merupakan sebuah kolaborasi antara guru-guru dan para profesional ini, dengan membuat sebuah event yang betul-betul berkualitas.

“Penilaiannya dilakukan secara terbuka dan independen. Begitu peserta tampil, hasil penilaian langsung diketahui. Jadi begitu peserta terakhir tampil, akan diketahui siapa yang menjadi juara. Jadi betul-betul transparan,” ungkap Gunawan.

Harapannya, kata Gunawan, ada mindset baru bahwa mereka-mereka yang bisa berprestasi betul-betul sang juara. Sehingga jangan sampai banyak pemikiran yang miring atau tidak semestinya, semisal, seharusnya yang jadi juara si A, kok ternyata malah si B.

Selain lomba menyanyi tunggal, jelas Gunawan, dalam rangka memeriahkan HUT PGRI ke 77 juga diselenggarakan pertandingan voli antar cabang PGRI se Kabupaten Purworejo putra-putri, paduan suara, serta badminton. Dan jika memungkinkan akan dilaksanakan jalan sehat dengan peserta 5 ribu orang.

“Puncaknya pada 25 November 2022 akan dilaksanakan upacara bendera sekaligus peringatan Hari Guru Nasional,” pungkas Gunawan sambil menambahkan, bahwa berbagai perlombaan yang dilaksanakan merupakan aspirasi dari bawah. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS

KORANJURI.com di Google News