2 Siswa SMK YPP Purworejo Wakili Lomba LKS Tingkat Jateng

    


Kedua siswa SMK YPP Purworejo, tengah menjalani pelatihan dalam menghadapi LKS tingkat Propinsi Jateng - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Dua siswa SMK YPP Purworejo, Nur Sasongko dan Riza Nurcahya, siswa kelas XII jurusan TKBB (Teknik Konstruksi Batu dan Beton), mewakili Purworejo dalam LKS (Lomba Ketrampilan Siswa) SMK tingkat Provinsi Jateng tahun 2017.

Dua siswa tersebut akan mengikuti mata lomba Brick Lying dan Wall and Flour Filing. LKS yang akan berlangsung di Pati, dari tanggal 27 – 30 November 2017 itu, diikuti oleh 19 SMK untuk Brick Lying, dan 16 SMK untuk jurusan Wall dan Flour Filing.

“Sudah hampir sebulan ini, keduanya tengah menjalani pelatihan khusus, dengan bimbingan bapak Sugiyatno dan Muh Jiban selaku toolman,” jelas Ahmad Kamdani, MPd, Kepala Sekolah SMK YPP Purworejo, Rabu (22/11).

Mata lomba Brick Lying, jelas Kamdani, materinya tentang batu bata hias. Sementara Wall and Flour Filing, materinya tentang keramik dinding.

Dengan peralatan yang lengkap, dan bimbingan guru berpengalaman, Kamdani, yang didampingi Ketua Yayasan YPP Drs Joko Priyono, optimis, kedua siswanya bakal menang. Teknik dasar dan pemahaman gambar, menjadi perhatian khusus selama pelatihan.

“Pelatihan disesuaikan dengan materi lomba. Untuk keramik dinding, waktunya 16 jam, dan batu bata hias 14 jam, dengan penilaian obyektif 80%, dan subyektif 20%,” terang Kamdani.

Dalam penilaian obyektif, meliputi, ukuran (measurement), datar (level), tegak (plumb), siku (square), ukuran (surface alignment), dan kelengkapan gambar (fully completed to drawing). Sementara dalam penilaian subyektif, meliputi pemotongan (cutting), tampak keseluruhan (overall appearance), SOP, cara kerja, dan K3.

Kamdani menjelaskan lebih jauh, bahwa SMK YPP sering mewakili Purworejo di LKS tingkat propinsi Jateng. Meski belum pernah menyabet juara, namun pernah masuk 5 besar.

“Suatu kebanggaan, bisa mewakili Purworejo di LKS tingkat propinsi, karena ini ajang bergengsi. Ada reward tersendiri bagi siswa jika bisa menang,” pungkas Kamdani. (Jon)