2 Ranperda Investasi dan Pengarusutamaan Gender Segera Disahkan di Bali

oleh
Rapat Paripurna Ke-8 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024 DPRD Provinsi Bali - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – DPRD menyelesaikan pembahasan dua Ranperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi dan Raperda Provinsi Bali tentang Pengarusutamaan Gender.

Ranperda tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri untuk dilakukan proses fasilitasi. Selanjutnya, akan disahkan menjadi Perda Provinsi Bali.

Dalam Rapat Paripurna Ke-8 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024 DPRD Provinsi Bali, Pj. Gubernur Bali SM Mahendra Jaya mengatakan, seluruh proses telah dilalui untuk penyempurnaan kedua Ranperda tersebut.

“Sehingga, ketika disahkan nanti benar-benar berdampak terhadap kemudahan investasi dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Mahendra Jaya di Gedung DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Senin (22/4/2024).

Sebelumnya, DPRD Provinsi Bali telah menyampaikan sikap melalui Keputusan DPRD Provinsi Bali Nomor 5 dan 6 tahun 2024. Keputusan itu tentang persetujuan penetapan Ranperda menjadi Perda.

“Saya berharap semoga proses fasilitasi berjalan lancar, sehingga bisa segera disahkan,” jelas Mahendra Jaya.

Dalam Rapat Paripurna tersebut juga disampaikan rekomendasi terhadap laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Bali Tahun 2023.

LKPJ Gubernur disampaikan oleh Pj. Gubernur Bali pada Rapat Paripurna ke-4 Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Bali masa persidangan I tahun 2024 pada 25 Maret 2024 lalu. (Way)

KORANJURI.com di Google News