1,3 Tahun Jabat Kapolres Purworejo, AKBP Satrio Wibowo Terkesan Suasana Guyub

    


AKBP Satrio Wibowo, SIK - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Setelah menjabat sebagai Kapolres Purworejo selama 1,3 tahun, AKBP Satrio Wibowo, SIK, akhirnya dimutasi dan dipromosikan jabatannya, menjadi Kasi PJR Korlantas Mabes Polri. Sebagai penggantinya, AKBP Teguh Triprasetya, dari AKPOL. Serah terima jabatan keduanya, akan dilakukan Senin (2/10), di Mapolda Jateng.

Selama menjadi Kapolres Purworejo, Satrio Wibowo mempunyai kesan tersendiri. Menurutnya, masyarakat Purworejo adalah masyarakat yang guyup rukun, patuh pada aturan hukum dan mau menerima kehadirannya dengan lapang dan tangan terbuka.

Satrio Wibowo mengaku senang tugas di Purworejo dan merasa dekat dengan masyarakat, khususnya dengan para wartawan. Dia salut, masyarakat Purworejo mau bersama-sama bersinergi menjaga iklim yang kondusif.

“Suasana seperti ini terus dijaga. Bagi rekan-rekan dan para wartawan, untuk bisa berkomunikasi dan mendukung kapolres baru. Sampaikan kritik yang membangun, demi Kabupaten Purworejo,” pesan Satrio Wibowo, Jum’at (29/9).

Secara pribadi, Satrio menyampaikan permintaan maaf pada masyarakat, jika selama ini ada kata-kata dan perilaku yang tidak berkenan. Pada seluruh elemen masyarakat, Satrio meminta untuk bahu membahu, bersama-sama, menjaga suasana yang damai, aman dan sentosa.

Selama menjadi Kapolres Purworejo, Satrio berhasil mengungkap beberapa kasus yang menonjol, diantaranya, kasus pembunuhan di Pituruh yang mayatnya ditemukan di selokan, juga kasus pengganjalan atm.

“Dari tingkatan jenis, kasus curat, penipuan dan asusila yang paling menonjol,” jelas Satrio Wibowo.

Untuk menjaga kerukunan antar umat beragama, Satrio berpesan, agar masyarakat tetap guyup rukun, dan saling toleransi satu sama lain. Semua itu dengan satu tujuan, menjadikan Indonesia yang kondusif. (Jon)