11 ABH Ikuti Ujian Nasional di Penjara

    


Pelaksanaan ujian nasional kejar paket C di LPKA kelas 1 Kutoarjo, Senin, 4 April 2016 - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebanyak 11 Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) yang berada di LPKA (Lembaga Pembinaan Khusus Anak) Kelas 1 Kutoarjo, Purworejo, mengikuti ujian nasional kejar paket C di LPKA setempat, yang dimulai hari Senin (4/4) hingga Kamis (7/4) mendatang. Mereka terdiri dari 5 ABH laki-laki dan 6 ABH wanita.

Para peserta ujian nasional kejar paket C di LPKA Kelas 1 Kutoarjo tersebut, merupakan bagian dari 353 peserta ujian nasional paket C di seluruh wilayah Kabupaten Purworejo, yang dilaksanakan secara serentak mulai hari Senin (4/4). Demikian dijelaskan Ery Prayitno, Ketua Panitia Ujian Nasional 2016 dari Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Purworejo, saat meninjau pelaksanaan ujian nasional di LPKA Kutoarjo tersebut.
 
“Untuk pelaksanaan ujian nasional kejar paket C ini, dilaksanakan di tiga tempat, yakni, di SMPN 5 Kutoarjo, SMP Muhammadiyah Purworejo, dan LPKA Kutoarjo ini. Dan para pesertanya, merupakan siswa dari 13 PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Mengajar) yang ada di Kabupaten Purworejo,” terang Ery Prayitno.

Lebih jauh Ery menjelaskan, dalam pelaksanaan ujian nasional tingkat SLTA ini, seluruh peserta ujian nasional sekabupaten Purworejo mencapai 9871 peserta, yang terdiri dari 6.041 siswa SMK negeri dan swasta, 3.477 siswa SMA negeri dan swasta, serta 353 siswa kejar paket C. 

Terpisah, Kepala LPKA Kelas 1 Kutoarjo, Edi Wahyu Nugroho, melalui Kasubsi Binkemaswat, Bambang Tri mengatakan, dari 11 peserta ujian nasional ABH tersebut, tengah menjalani masa hukuman bervariasi, antara 1 hingga 3 tahun, karena terlibat berbagai kasus.

“Pendidikan adalah hak bagi setiap warga negara. Jadi, meski mereka ini tengah dalam masa pembinaan, pendidikan tetap dilaksanakan, melalui PKBM, dengan mendatangkan tutor dari luar, semisal lembaga pendidikan, maupun dinas pendidikan,” jelas Bambang.
 
 
jon