10 Peserta UKW Angkatan VI PWI Bali Dinyatakan Kompeten, 1 Peserta Gagal

    


Direktur UKW PWI Pusat Prof. Dr. Rajab Ritonga, M.Si. - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – 10 peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan VI yang diadakan PWI kerja bareng BI Provinsi Bali dinyatakan kompeten. Total peserta ada 11 orang, namun 1 peserta dinyatakan belum kompeten.

“Dari sebelas peserta uji kompetensi, sepuluh peserta dinyatakan kompeten,” kata Prof. Dr. Rajab Ritonga, M.Si, penguji yang juga Direktur UKW PWI Pusat di Sanur, Kamis, 15 Oktober 2020.

Selain Rajab Ritonga, penguji lain yakni, Nurcholis MA Basyari.

Menurut wartawan yang kerap bertugas di wilayah konflik ini, peserta yang dinyatakan berkompetensi telah berada di titik nol untuk menjaga integritasnya.

Namun bukan berarti, kompetensi itu akan selamanya disandang. Dikatakan Rajab, jika terjadi sengketa pemberitaan yang dinilai serius, bisa saja status kompetensi itu dicabut atau gugur.

“Bagi yang belum kompeten, jangan kecil hati. Ini bisa saja terjadi karena ketidakberuntungan,” kata Rajab.

Sementara, peserta yang dinyatakan terbaik adalah Arnoldus Dhae dari Reportasebali.id. Arnold mengatakan, 10 mata uji yang harus dilewati, cukup memeras pikiran.

Mengutip ungkapan penyair Kahlil Gibran, kata Arnold, di dunia ini ada orang yang tahu, tapi dia tidak tahu kalau dia tahu, orang ini adalah orang tertidur, maka bangunkanlah dia.

Kelompok kedua adalah, orang yang tidak tahu tapi dia tidak tahu kalau dia tidak tahu, orang ini adalah orang gila. Kelompok ketiga adalah, orang tahu dan dia tahu kalau dia tahu, kelompok ini adalah kelompok orang bijak.

“Ternyata selama dua hari saya mengikuti UKW, saya termasuk kelompok orang gila. Dihadapan pak Nurcholis (penguji), saya menjadi gugup,” katanya. (Tok)