10 Perupa Bali Meriahkan Pameran Kolaborasi bersama Mercedes Benz Klasik

    


Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawatimenerima audensi pengurus Mercedes-Benz Classic Bali, di ruang kerjanya, Kamis, 10 Desember 2020 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – 10 seniman bakal menyemarakkan pameran seni rupa pada 12 Desember-18 Januari 2021. Pameran karya rupa itu mengangkat tema ‘The Art of Mercedes Benz Classic di Art Space-The Kebon Vintage Cars Denpasar’.

Perupa yang terlibat dalam pameran itu yakni, I Made Budhiana, Made Wiradana, Anyon Muliastra, Made Romi Sukadana, V. Dedy Reru, Made Palguna, Made Duatmika, Kadek Dwi Armika dan Made Oka.

“Pameran ini untuk menunjukkan bahwa Bali tidak mati, tidak gelap dan tidak dalam kelaparan,” kata Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati.

Wagub menerima audensi pengurus Mercedes-Benz Classic Bali, di ruang kerjanya, Kamis, 10 Desember 2020.

Wagub mengatakan, Bali tidak bisa dilepaskan dengan taksu-nya yang didukung oleh kegiatan seni dan budaya.
Untuk memberi sentuhan seni dan budaya para perupa berbicara tentang keindahan berbagai bentuk seri Mercedes-Benz Classic dan nuansa Bali dalam ikon maupun simbol-simbol yang melekat.

Cok Ace mengatakan, Bali masih menjadi primadona pariwisata Indonesia. Popularitas Bali memerlukan dukungan dari seluruh masyarakat. Dukungan yang telah dilakukan diantaranya, program Bali KemBali yang sedang marak disuarakan oleh elemen masyarakat pariwisata dan Pemprov Bali.

Koordinator pameran Endra Datta mengatakan, pameran ini akan menjadi bagian dari aktivitas seni dan budaya Mercedes-Benz Classic Club Bali. Nantinya juga akan digelar di beberapa ruang pameran lainnya.

“Kami ingin menjadikan seni dan budaya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari program Mercedes-Benz Classic Bali,” kata Endra.

Kendaraan Mercedes-Benz klasik memiliki sejarah panjang dan bernilai seni tinggi. Endra menambahkan, tepat jika dihadirkan dalam sebentuk karya seni.

“Lebih-lebih dapat memperkuat Bali sebagai pulau yang menjunjung tinggi nilai seni dan bertaksu ini” ujarnya.

Pameran tersebut sekaligus untuk mendukung program pemerintah di bidang pariwisata. Khususnya, kepercayaan publik terhadap dunia pariwisata di masa pandemi maupun pemulihan post pandemi. (Way)







    




News

BERITA PILIHAN

    

Kembali ke Atas